Review Film : Avenger End Game (2019) —SPoiler Alert—

endgame

 

Film yang paling ditunggu para pecinta Marvel. Full Spoiler yaa..

Bagus dan Epic dan saya suka. 3 jam yang tidak terasa karena semua elemen film nya bagus, bravo untuk sang sutradara….

Film dibuka dengan adegan Hawkeye dan keluarganya, inilah alasan mengapa Hawkeye tidak ada di Avenger Infinity Wars, karena dia sudah pensiun untuk hidup damai bersama keluarganya. Namun tiba-tiba suasana menjadi hampa ketika seluruh keluarganya menjadi debu, kita tahu donk karena termasuk yang terkena jentikan jari Thanos. Trus tidak diceritakan lagi. Hawkeye muncul kembali ketika Natasha mencarinya di Tokyo ketika dia telah menjalani pekerjaan menjadi pembunuh bayaran.

Kemudian beralih ke Iron Man di luar angkasa yang terombang-ambing di pesawat selama 23 hari dan sudah putus asa karena oksigen dan stok makanan sudah habis. Namun kemudian dia diselamatkan oleh Captain Marvel dan dibawa pulang ke bumi. Iron Man kuruss banget disini, yah karena tirakat di luar angkasa dan menderita. hehehe

Lanjutkan membaca Review Film : Avenger End Game (2019) —SPoiler Alert—

Iklan

Review Film : Captain Marvel (2019) ,, Spoiler gaess…

captain marvel

Sebagai penggemar film Marvel, wajib donk nonton Captain Marvel di hari pertama penayangannya. Kusisihkan waktu menerjang banjir yang melanda daerahku demi menonton dikau Captain. hehehe

Saya gak punya pengalaman apapun tentang karakter ini. Cuma tahu bahwa di akhir Infinity War si Fury mengirim kode melalui pager ke dia sebelum dia termasuk sebagian makhluk hidup bumi yang lenyap oleh kebijakan Thanos. Kok kebijakan sih Rena? Iya donk, coba dilihat dari sisi Thanos, tujuannya melenyapkan setengah makhluk di dunia ini adalah untuk keberlangsungan setengahnya lagi, begitu. Jadi bisa dinilai sebenarnya Thanos ini pemimpin yang bijaksana lho, hehehe

Oke masuk ke film, saya agak bingung di awal. Saya kira si Captain ini adalah bukan manusia seperti si Thor. Tapi kok punya memori sebagai manusia. Eh tapi lama-lama mudeng juga saya. Ternyata Captain ini adalah manusia tulen yang berprofesi sebagai pilot dalam sebuah percobaan yang dipimpin oleh dokter Watson yang ternyata adalah makhluk Kree yang menyamar. Setelah mengalami kecelakaan dan dokter Watson mati, karena ternyata memang diburu oleh tentara Kree , si Captain ini terkena ledakan cosmic dari inti energi apalah itu yang ternyata kita ketahui sebagi tesseract. Bukannya dibunuh tapi si Captain dibawalah ke Kree dan dicuci otaknya, dilatih keahlian macam2 sampai ahli banget gitu deh.

Oiya di film ini adalah awal mula si Fury mempunyai ide untuk membuat proyek superhero yaitu Avenger. Jadi tahu donk timeline nya Captain Marvel ini adalah jauuuhhh sebelum Iron Man yang pertama. Fury masih muda gitu. Tahun 1995 lah kalau saya gak salah hitung. Lagu-lagunya juga lagu tahun 1990 an. Lagu yang saya dengar di MTV pas masih SD dulu. Alat komunikasi tercanggihnya saja Pager lho, iya itu yang di lagu Sweet Martabak “titit pagerku berbunyi, titit titit begitu bunyinya” hehehe

Singkat cerita, pokoknya Captain menang melawan musuhnya tentara Kree, yang semula jadi tim nya juga sih dulunya.  Trus Captain melalang buana menolong makhluk angkasa yang memerlukan bantuan dengan meninggalkan pager (alat penyeranta) khusus kepada Fury yang ia bilang hanya boleh digunakan ketika keadaan benar-benar darurat.

Oiya Stan Lee disini muncul sebagai penumpang kereta ketika si Captain memburu makhluk apa ya namanya yang bisa berubah bentuk menjadi siapapun di dalam kereta itu. Lumayan lah mengobati kangen pada Stan Lee yang memang selalu muncul sekilas di film Marvel ciptaannya.

Di after credit yang pertama, ada Captain America, Black Widow, dan HULK sedang menunggu pager nya Fury yang mengirim sinyal entah kemana. Kita sudah tahu donk kalo itu mengirim pesan ke Captain Marvel. Trus muncullah Captain dengan bilang “Wheres Fury?”

Unch jadi gak sabar untuk nunggu Avenger End Game bulan depan 🙂 🙂 🙂

Semua bisa dipelajari

belajar

Saya tidak pernah membayangkan dalam 10 tahun bekerja sudah merasakan 4 tempat yang berbeda. Agak lebay mungkin bagi sebagian orang yang mungkin tiap tahun bisa ganti bidang pekerjaan. Tapi kita tidak boleh mengukur keadaan kita dengan skala orang lain kan? hehehe

Berada di tempat baru pertama kalinya membuat saya deg-deg an. Keluar dari zona nyaman kan memang tidak enak, tapi dari ketidakenakan itulah kita bertumbuh. Harus mempelajari hal baru, bertemu dengan orang baru, mempelajari karakter masing-masing dari mereka baik atasan maupun rekan kerja, budaya kerja yang baru, tempat duduk baru dan menu makanan yang baru, hahaha. Itulah yang saya alami ketika tahun 2014 pertama kali saya pindah kantor setelah 6 tahun di kantor lama.

Lanjutkan membaca Semua bisa dipelajari